Jumat, 02 September 2011

Menginstal DVD Player

Langkah Awal Penginstallan DVD :

Menghubungkan DVD player pada penerima stereo (atau televisi jika tidak memiliki penerima) meliputi pembuatan dua hubungan dasar audio dan video. 

1.   Hubungan audio
  • Hubungan pertama untuk bagian sinyal audio. Terdapat beberapa pilihan tergantung pada penerima yang dimiliki. Pilihan terbaik (jika ada) adalah menggunakan optic (juga dinamakan Tos-link) atau koneksi digital coaxial (RCA). Kedua pilihan ini sama kualitasnya juga sama dalam hal penggunaan dibutuhkan dua keluaran pada DVD player dan sebuah masukan pada penerima. Hanya pada penerima dibangun dalam decoder dolby digital.
  • Jika penerima dibangun tidak memiliki Dolby Digital atau DTS decoder, namun merupakan Dolby Digital ready cari kanal Dolby 5.1 atau kanal DTS 5.1. Hubungan ini meliputi enam kabel, berkaitan dengan perbedaan kanal speaker : kiri depan, senter, depan, kanan depan, kiri belakang, kanan belakang dan subwoofer. 
  • Pilihan akhir dihubungkan dua komponen keluaran analog RCA. Ini merupakan hubungan dua kabel dengan satu kabel mengirimkan suara speaker kiri dan kabel yang lain mengirimspeaker kanan. Hubungan ini akan mengirimkan suara stereo, namun mungkin hanya merupakan pilihan jika memasang televisi secara langsung, atau jika yang dimiliki penerima tua dua kanal.  Hubungan video


2. Hubungan Audio
  • Pilihan kualitas terbaik menggunakan hubungan komponen. Hubungan ini terdiri dari tiga kabel : warna label merah, biru dan hijau. Oleh karena itu hubungan ini hanya ada pada seperangkat penerima dan televisi mutakhir.   
  • Pilihan berikutnya adalah S-Video. Hubungan DVD player satu kabel pada penerima.  
  • Pilihan terakhir serupa dengan pengaturan audio, menggunakan keluaran video RCA analog, biasanya dengan warna label kuning pada kedua ujungnya. Ini akan mengirimkan kualitas terendah, namun mencukupi untuk televisi yang paling tua.  
  • Laser disc merupakan teknologi yang lebih tua. Ini menawarkan gambar dan suara lebih baik dari pada video tape dan dapat dibandingkan dengan DVD. Namun format laser disc adalah analog sedangkan DVD digital. Laser disc hanya digunakan untuk pra rekaman movie dan lebih besar, diameter sekitar 12 inchi sebagai ganti diameter 5 inchi DVD. Dua format ini biasanya tidak dapat dimainkan pada mesin yang sama. 
  • Laser disc, seperti DVD memungkinkan pemakai ingin melihat gambar diam atau gambar lambat. Laser disc hanya dapat menangani setiap sisi selama satu jam, sehingga harus menhempaskan disc untuk menonton dua setengah movie. 
  • Karena teknik kompresi DVD, DVD dapat menangani data lebih banyak. Jarang harus menggunakan DVD untuk pengamatan film secara utuh. Laser disc player nois lebih banyak dari pada DVD player dan kadang dapat mengalami kerusakan laser, sisi alumunium mengoksidasi disc dan kualitas disc memburuk. DVD lebih sedikit mempunyai masalah seperti di atas sebab teknik pabrikasi yang digunakan telah ditingkatkan. Seiring dengan penambahan ketenaran DVD, laser disc susah didapatkan.

KONEKSI KE UNIT PENDUKUNG
  • Matikan semua alat saat memasang koneksi-koneksinya.
  • Letakkan unit secara horizontal dan jangan menaruh sesuatu yang berat diatasnya.
  • Tempatkan unit pada tempat yang mempunyai ventilasi yang baik untuk menghindari panas yang berlebih. Jangan letakkan unit di daerah yang terkena sinar matahari langsung atau dekat dengan sumber panas.
   
A. KONEKSI KE TV
 
  1. Sisipkan kabel audio ke dalam jack VIDEO (kuning) dibelakang DVD player dan jack video IN pada televisi. 
  2. Sisipkan kabel audio ke dalam jack AUDIO L (kiri=putih) dan R (kanan = merah) dibelakang DVD player dan jack AUDIO IN pada televisi. 
  3. Sisipkan kabel daya AC ke dalam saluran AC.  
  4. Mainkan DVD

B. KONEKSI KE AMPLIFIER dan TV
 

  1. Pasang kabel warna kunig ke terminal keluaran VIDEO di belakang unit pemutar DVD. Pasang ujung lainnya ke TV.

2.  Pasang kabel warna merah dan putih ke terminal keluaran AUDIO di belakang unit pemutar DVD. Pasang ujung lainnya ke terminal masukkan AUDIO di Amplifier.

Sumber :

Kamis, 01 September 2011

Merawat DVD Player

  1. Simpan DVD player kmu di tempat tertutup seperti rak, supaya tidak mudah kena debu. Hindari juga tempat lembab atau panas.
  2. Sebaiknya bagian belakang rak terbuka sehingga panas yg keluar dari DVD player nggak membuat DVD player kmu rusak.
  3. Koleksi DVD kamu sebaiknya ditempatkan pada kotak sampulnya biar awet.
  4. Gunakan lap yg lembut (seperti lap kacamata) yg sudah dibasahi untuk membersihkan noda pada DVD player dan di lap searah jarum jam. Jangan sekali-kali mengelap dengan arah berlawanan, karena dapat merusak DVD player. Bersihkan minimal seminggu sekali.
  5. Gunakan DVD cleaner yang banyak dijual di toko2 elektronik untuk membersihkan bagian dalam.
  6. Apabila kualitas gambar masih jelek walaupun sudah menggunakan DVD cleaner, bersihkan bagian dalamnya dengan menggunakan cotton bud yg sudah dibasahi dengan cairan khusus elektronik.
  7. Jangan menumpuk DVD player kamu dengan Sistem elektronik lain, soalnya panas dari elektronik lain dapat merusak DVD player kamu.
  8. Hindari menyetel DVD pleyer secara terus menerus, karena dapat merusak mata optik.
  9. Hindari menyusun koleksi DVD diatas DVD player. Gelombang magnet yg ada akan mempengaruhi DVD maupun DVD pleyer kamu. 

Memperbaiki DVD Player (REPAIR / TROUBLESHOOTING DVD)

Repair atau troubleshooting adalah kata yang tidak asing lagi bagi kita anak SMK, terutama pada jurusan kita Audio - Video yang selalu dihadapkan pada perbaikan dan perakitan barang – barang elektronika. Barang – barang elektronika sangatlah mudah rusak khususnya DVD Player, ini terutama disebabkan oleh panas yang berlebihan pada komponen, tidak stabilnya arus dari PLN dll.
Dalam materi ini kita akan membahas langkah – langakah mengatasi kesalahan pada DVD PLAYER.
TEKNIK DASAR MENCARI KERUSAKAN PADA DVD
1. MATI TOTAL
SOLUSI : Perhatikan gejala mati total tersebut apakah karena disebabkan tegangan dari listrik PLN memang tidak masuk sama sekali. Biasanya mati total ini ditandai dengan tidak adanya sama sekali indikator yang menyala
Bila mempunyai multimeter dapat dengan mudah mengukur tegangan listrik dari kabel power ke rangkaian regulator (power supply).
bila memang tegangan power dari PLN masuk ke dalam unit power supply, bisa di ukur tegangan output dari power supply tersebut. DVD model terbaru hanya menggunakan 2 buah tegangan yaitu +5V dan +12V, umumnya model lama agak sedikit rumit Karena menggunakan +12V,-12V,+5V,+3,3V.
Bila ternyata tegangan tersebut semua ada, bisalah dipastikan Decoder Board nya yang rusak, atau istilah kerennya dikalangan kita adalah MPEG tetapi jangan langsung mengganti MPEG tersebut karena biasanya bukan rusak dari rangkaian "Hardware", tetapi ada kemungkinan rusak karena "Firmware" corrupt atau hilang, jadi jangan terburu buru ganti MPEG, apalagi DVD model baru yang menggunakan SPI Flash, itu lebih sering rusak "firmwarenya" solusinya tinggal isi lagi "firmwarenya" dari PC ke DVD player tersebut.
2. TIDAK ADA SUARA
gejala tidak ada suara biasanya di karenakan rangkaian Mute bekerja atau bisa juga karena Ic Pre amp (4558) rusak. bila rusak karena rangkaian mute bekerja, cabut saja 2 buah transistor pada bagian Mute tersebut, kerusakan ini sering di dapati pada DVD Vitron.
3. PROBLEM NO DISK PADA DVD
Penyebab utama adalah optic, tetapi perhatikan dulu gejalanya, karena juga terkadang dari motor spindle, bisa terjadi juga dikarenakan kabel flexsible rusak.
Kerusakan optik biasa pada umumnya terjadi karena laser dioda sudah tidak menghasilkan output power yang sesuai, umumnya output laserdiode DVD player adala  h 7mW untuk DVD, untuk VCD dan CD berkisar antara 5mW
Dan juga kerusakan bisa terjadi karena sudut penembakan laser diode yang tidak presisi ,karena begitu kecil ukurannya bagi mata awam untuk membuat ukuran tersebut normal kembali yaitu mikrometer,jadi sebenarnya optik yang rusak bisa diperbaiki dengan menggunakan alat yang lengkap, tetapi karena harga alat tersebut amat mahal, lebih baik beli yang sudah jadi.
TRIK MENGATASI DVD NO DISC DENGAN WD 40
Coba praktekkan trik sederhana ini untuk mengatasi kerusakan DVD " NO DISC ".Caranya dengan membuka mekanik DVD dan kita posisikan terbalik, SPINDLE motor boleh dilepas atau tetap terpasang pada mekaniknya. Semprotkan cairan WD 40 pada sekitar as rotor belakang dari SPINDLE motor sedikit saja (satu kali semprot). Putar motor dengan menggunakan tangan beberapa kali sampai dimungkinkan as dari motor terlumasi.Tempatkan mekanik ke posisi semula dan bersihkan mekanik dari sisa cairan yang mungkin tercecer dengan menggunakan tissue atau kapas. Hati hati pada saat menyemprot jangan sampai cairan mengenai mata optic DVD.
Perlu di ketahui sebelum melakukan hal di atas harus kita yakinkan dahulu bahwa yang menyebabkan DVD NO DISC adalah memang dari SPINDLE motor.Dapat kita lihat sepintas dengan mengamati mekanik DVD saat di operasikan, cirinya OPTIC terlihat masih bersinar merah, putaran piringan terlihat lambat dan berat,dan kerja mekanik yang lain normal.
Sumber :
 http://elektronikbekas.blogspot.com/2009/01/tip-perbaikan-dvd-vcd-player.html

Selasa, 22 Maret 2011

Memperbaiki VCR ( Video Cassette Recorder )

VCR, AOS mudah patah, tapi untungnya mereka mudah untuk memperbaikinya dengan kelima tips perbaikan VCR. istirahat VCR Cari Syarat masuk, tetapi mereka untungnya Cari Syarat masuk untuk memperbaikinya Artikel Baru VCR kelima tips perbaikan Sony. Kebanyakan VCR istirahat melibatkan kotoran atau benda asing, dan dengan sedikit minyak siku, bisa diperbaiki dengan cepat dengan pengalaman teknis minimal. Kebanyakan VCR istirahat melibatkan koreksi medan atau Benda Mata, Artikel Baru Minyak dan sedikit Siku, Bisa diperbaiki tehnis Artikel Baru Artikel Baru Cepat pengalaman minimal.
cara memperbaiki vcr adalah sebagai berikut :
  1. Objek Asing - Pertama, pastikan tidak ada benda asing pada Anda Sony VCR. OBJEK Asing - Pertama, pastikan regular tidak ADA PADA Andari Mata Benda Sony VCR. Cabut VCR, lepaskan sekrup di atas mesin, dan hati-hati lepaskan tutupnya. Cabut VCR, lepaskan sekrup di Atas mesin, dan hati-hati lepaskan tutupnya. Cari item besar dan kecil - bahkan kelinci debu dapat memiliki dampak. Cari item Besar dan Kecil - bahkan Kelinci Debu dapat memiliki dampak. Membeli sekaleng udara terkompresi untuk elektronik, dan hati-hati membersihkan bagian dalam mesin. Membeli sekaleng Udara terkompresi untuk elektronik, dan hati-hati membersihkan mesin Name of KESAWAN.
  2. CPU penjara - Kadang-kadang, CPU hanya akan penjara tanpa alasan yang diketahui. CPU penjara - Kadang-kadang, CPU Hanya akan penjara Tanpa diketahui alasan yang. Tarik steker, dan biarkan mesin duduk selama sekitar 10 menit dengan kekuatan. Tarik steker, dan biarkan mesin Duduk selama sekitar 10 menit Kekuatan Artikel Baru.
  3. Kepala kotor - Jika Anda menempatkan VCR tape, dan gambar yang bersalju tapi suara baik-baik saja, maka, AOS kemungkinan Anda memiliki kepala kotor di VCR Anda. Kepala kotor - Jika Andari menempatkan VCR tape, gambar dan suara TAPI bersalju Yang Baik-Baik Saja, Maka kemungkinan Andari memiliki kepala pokok di VCR Andari. Dapatkan dirimu kaset head cleaning (tersedia di pengecer elektronik), dan memutar kaset untuk membersihkan kepala. Dapatkan Dirimu Kaset head cleaning (Tersedia di pengecer elektronik), dan memutar Kaset untuk membersihkan kepala.
  4. Sabuk dan pulley Isu - Seringkali, masalah berputar di sekitar sabuk kotor atau puli. SABUK katrol dan SPI - Seringkali, berputar di sekitar Masalah pokok SABUK atau puli. Pertama, mengambil sabuk dari mesin. Pertama, mengambil SABUK Dari mesin. Kemudian mendapatkan kapas basah dan membersihkan katrol dengan menempatkannya dalam alur katrol dan berputar sampai pulley ini bersih. Kapas mendapatkan Kemudian Basah dan membersihkan katrol Artikel Baru menempatkannya KESAWAN alur berputar dan katrol katrol Suami Sampai net. Sekarang,, waktu AOS untuk membersihkan sabuk. Sekarang, saatnya untuk membersihkan SABUK. Anda, Äôll memerlukan karet khusus pelarut (tersedia di setiap toko elektronik) untuk membersihkannya, sebagai cairan lainnya akan merusak karet. Anda akan memerlukan karet Khusus pelarut (Tersedia terkait masih berlangsung di toko elektronik) untuk membersihkannya, sebagai cairan Lainnya akan merusak karet. Atau, Anda dapat membeli satu set baru sabuk selama sekitar harga yang sama. Atau, membeli dapat Andari Satu set SABUK Baru selama sekitar sama harga yang. Ketika semua yang bersih, berkumpul kembali. Ketika * Semua Yang bersih, Dilaporkan berkumpul.
  5. Roller - Anda dapat mengetahui ada masalah dengan panduan roller Anda jika foto Anda memiliki garis horisontal yang menang, AOT pergi ketika Anda menyesuaikan kontrol pelacakan. PANDUAN Roller - Andari dapat mengetahui Masalah ADA PANDUAN Artikel Baru roller Andari Andari jika foto memiliki Garis horisontal Yang regular tidak akan meninggalkan ketika Andari menyesuaikan pelacakan terangkan. Ambil panduan roller dengan jari Anda dan ibu jari, dan jika bergerak, kencangkan sekrup untuk memperbaiki masalah ini. Ambil roller PANDUAN Artikel Baru Andari jari dan ibu jari, dan jika Bergerak, kencangkan sekrup untuk memperbaiki semua Masalah.
Sumber : http://rizkyayampetogpetog.blogspot.com/2011/02/memperbaiki-vcr.html

Rabu, 02 Maret 2011

Memilih Jenis Cassette Sesuai Dengan Kegunaannya


Kaset video ( Video Cassette )
Video kaset datang dalam banyak format. Bahkan dengan kenaikan itu media digital, banyak jenis kaset video masih melihat biasa digunakan di seluruh dunia. desain kaset biasanya berbeda sesuai dengan berbagai jenis mesin rekaman. Namun, mereka juga dapat dirancang untuk kualitas yang lebih besar atau untuk aplikasi yang berbeda. Jika Anda melakukan suatu proyek yang memerlukan penggunaan kaset video, itu ide yang baik untuk menjadi sadar akan apa yang tersedia.

1.     Standar VHS
Jenis yang paling umum adalah kaset video VHS tape kaset standar. Mereka biasanya datang dalam 60 -, 120 -, atau panjang 240-menit. Panjang dapat dua kali lipat dengan mengorbankan kualitas gambar. Secara umum, kaset ini memiliki kualitas gambar yang sangat miskin, terutama oleh standar saat ini. Mereka biasanya ukuran sekitar 188 mm dengan 104 mm dengan 25 mm.
 
         
2.     VHS-C
Kaset VHS-C pada dasarnya adalah versi lebih kecil dari pita standar ukuran penuh VHS. Karena ukurannya dikurangi, mereka biasanya hanya berjalan selama 30 sampai 45 menit. Mereka sering digunakan di camcorder bahu besar-mount, dan memerlukan sebuah adaptor khusus untuk dimainkan dalam VCR standar. Mereka mengukur sekitar 95 mm dengan 60 mm dengan 25 mm.


3.     Super VHS
Super VHS kaset itu identik dalam bentuk dan ukuran kaset VHS standar, tapi sementara VHS standar memiliki kualitas gambar yang 240-line, Super VHS memiliki kualitas 400-garis gambar. Super VHS menjadi sangat populer dengan pengguna camcorder karena kualitas gambar yang lebih baik nya. Super kaset VHS-C juga tersedia sekitar waktu yang sama.

4.     Betamax
Betamax adalah, awal format video kaset sekarang-usang yang pernah bersaing untuk dominasi pasar rekaman rumah. Awalnya dirilis oleh Sony pada tahun 1975, kaset ini diukur 155 mm 95 mm 24 mm, dan panjang rekaman datang dari 30, 65,, 130 dan 195 menit. Mereka jatuh dari penggunaan yang luas sekali VHS memenangkan dominasi pasar.

5.     8 mm Video
8 mm kaset video yang digunakan dengan camcorder. Mereka datang dalam berbagai resolusi dan kecepatan tape. Beberapa jenis yang lebih populer adalah Video 8, Hi8, dan Digital 8.

             
6.     Betacam
Betacam adalah ukuran yang sama dengan kaset Betamax, dan datang dalam varietas yang berbeda. Karena kualitas mereka sedikit lebih baik, mereka sering digunakan dalam pelaporan berita. BetaCAMs baru juga datang dalam digital, HD, dan format MPEG.


Kaset Audio (Audio Cassette )
Berfungsi untuk Menyimpan lagu/musik dengan format Binary Digit menggunakan sistem Frequency Shift Keying. Alat Pemutar dan Perekam lagu/data informasi berupa Tape Recorder.
1.      Cassette Tape adalah Selain digunakan dari Komputer, Casstte tape juga dapat diputar dan direkam melalui tape recorder. Memiliki ukuran panjang 4 inch dengan lebar 2.5 inch.
Gambar Cassette Tape
2.      RCA Victor pita cartridge adalah format pita magnetik yang dirancang untuk menawarkan stereo seperempat inci -to-reel tape reel dalam format yang lebih nyaman untuk kebutuhan rumahan.Itu diperkenalkan pada tahun 1958, setelah empat tahun pembangunan, pada saat yang sama dengan stereoponis piringan hitam.

3.      Elcaset adalah singkat audio format yang dibuat oleh Sony pada tahun 1976, membangun ide diperkenalkan 20 tahun sebelumnya di cartridge tape RCA . Kaset itu sendiri tampak sangat mirip dengan kaset standar, hanya lebih besar-sekitar dua kali ukuran.

4.      Kaset tunggal (CS, juga dikenal dengan merek dagang “Cassingle” atau dikapitalisasi sebagai merek dagang “Kaset Single”) adalah sebuah musik tunggal dalam bentuk Kaset Compact .
Jenis-Jenis Cassette yang lainnya :
1.     Kaset Komputer (Binary Cassette)
Digunakan untuk menyimpan data komputer dengan sistem binary digit. Alat Pemutar dan Penyimpan data berupa perangkat komputer.

2.    Kaset Analog/Audio (Analog/Audio Cassette)
Digunakan untuk Menyimpan lagu/musik dengan format Binary Digit menggunakan sistem Frequency Shift Keying. Alat Pemutar dan Perekam lagu/data informasi berupa Tape Recorder.

3.    Kaset Audio Video (Audio Video Cassette)
Digunakan untuk Menyimpan video/gambar bergerak dengan format DCC (Digital Compact Cassette) yang dikembangkan dari format Audio Binary Digit. Alat Pemutar dan Perekam Video/gambar bergerak berupa Video Cassette Recorder (VCR).